Semmler akan Dikontrak Blizzard untuk Liga Overwatch?

Blizzard Entertainment selaku pengembang dan penerbit games Overwatch, kini, sedang bernegosiasi dengan Auguste “Semmler” Massonnat dalam rangka mendapatkan jasa komentator eSports tersebut untuk kejuaraan Liga Overwatch. Informasi mengenai Semmler akan dikontrak Blizzard untuk Liga Overwatch ini berasal dari wawancara ESPN yang narasumbernya merupakan seseorang yang dekat dengan Semmler dan Blizzard.

Sumber ESPN tersebut mengeluarkan pernyataan tentang Semmler akan dikontrak Blizzard untuk Liga Overwatch ini pada Jum’at 8 Desember 2017. Berkaitan dengan pemberitaan, Semmler dan Blizzard menolak berkomentar.

Semmler akan Dikontrak Blizzard untuk Liga Overwatch

Apabila benar terjadi kesepakatan antara Semmler dengan Blizzard, maka Semmler akan mulai mengisi musim reguler Liga Overwatch pada 10 Januari 2018 mendatang dan Semmler harus pindah kembali ke negara asalnya, Amerika Serikat. Pramusim Liga Overwatch sendiri akan diselenggarakan pada hari Rabu di Blizzard Arena , California dan sebelumnya, selama beberapa tahun terakhir, Semmler tinggal di Stockholm.

Semmler ELEAGUE

Saat ini, Semmler masih aktif sebagai komentator di event CSGO. Namun, ke depannya keaktifan dirinya di CSGO akan berkurang ketika sudah berkomitmen dengan Blizzard dan Overwatch. Alasannya karena jadwal event CSGO dan Overwatch tumpang tindih satu sama lainnya. Turnamen CSGO ELeague Boston Major akan diadakan pada 19-28 Januari yang mana bertepatan dengan diadakannya Liga Overwatch.

Masih berdasarkan pengakuan sumber ESPN, Semmler akan bergabung dengan talenta Overwatch tanpa dibarengi dengan rekan komentatornya Anders Blume da  Jason “Moses” O’Toole. Kedua rekannya tersebut akan tetap bersama mengisi acara CSGO. Semmler telah bekerja sama cukup lama dengan kedua rekannya dalam sejumlah acara CSGO. Selain itu, mereka menjalankan situs Room on Fire. Web ini berisikan konten analisa dan diskusi strategi dalam game.

Semmler akan Dikontrak Blizzard untuk Liga Overwatch

Ketidakhadiran Anders dan Jason mengikuti jejak Semmler pada awalnya terlihat cukup aneh. Terlebih Anders dan Semmler memang menjadi pasangan paling ikonik dalam tiap acara turnamen CSGO yang mereka komentari. Keduanya telah berkomentar pada beberapa turnamen internasional CSGO paling besar, termasuk ELEAGUE Major Grand Final yang disiarkan di TBS.

Ternyata hubungan terkini antara kedua komentator tersebut diketahui menjadi renggang. Buktinya terlihat lewat pernyataan Semmler dan juga tindakan yang menunjukkan kerenggangan keduanya. Pada bulan September, keduanya mulai secara konsisten menjalankan proyek dan acara secara terpisah. Sebelum adanya berita tentang Semmler akan dikontrak Blizzard untuk Liga Overwatch, Semmler telah mengatakan dengan sangat jelas bahwa dirinya sedang mencari peluang lain tanpa Anders.

Semmler CSGO

“Untuk semua penyelenggara turnamen, jika ada yang mendengarkan ini: Saya tersedia dan sendiri,” kata Semmler.

Semmler akan bergabung dengan lineup bakat Liga Overwatch yang telah bergabung sebelumnya.  Pada bulan April, Blizzard telah merekrut Christopher “MonteCristo” Mykles dan Erik “DoA” Lonnquist, yang memperkuat karir mereka di League of Legends Korea Selatan dan telah menjadi dua shoutcaster paling populer dalam sejarah game tersebut.

Sisa lineup bakat dari Liga Overwatch mencakup orang-orang seperti Matt “Mr X” Morello, yang membesarkan namanya pada game Call of Duty, dan Mitchell “Uber” Leslie, yang sebelumnya bekerja untuk perusahaan penyiaran ESL sebelum pindah ke Amerika.

Perekrutan talenta komentator Overwatch kemungkinan tidak akan berhenti sampai Semmler saja. Ini disebabkan pertandingan Overwatch akan banyak pada tahun 2018 nanti, dan jumlah komentatornya belum memenuhi kuota. Demikian berita tentang Semmler dan Blizzard. Pastikan Anda baca berita dan artikel game dan gadget lainnya di Kabargames, ya!

High School League 2018, Liga eSports Khusus SMA

Setelah hiruk pikuk eSports di Asian Games 2018 selesai, beberapa hari setelahnya, dunia eSports Indonesia kembali riuh lewat pengumuman kompetisi besar lainnya yang  membuat heboh. Kali ini, gelaran eSports yang dikedepankan memiliki konsep yang unik dengan mengedepankan anak SMA sebagai pesertanya. Ada pun gelaran eSports yang dimaksud diberi tajuk High School League 2018.

Apa Itu High School League 2018?

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=yZ-eJZYehU8[/embedyt]

High School League 2018 merupakan sebuah Liga eSports khusus pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) yang mempertandingkan DotA 2 sebagai game utama dalam kompetisinya.

Selain populer di Indonesia, game MOBA tersebut dipilih karena dianggap sesuai dengan keinginan pihak penyelenggara yang ingin mengedepankan game yang mampu membuat pesertanya memiliki peningkatan daya ingat, peningkatan koordinasi, peningkatan kesehatan kognitif, mengurangi stres dan depresi, serta meningkatkan persentase pengambilan keputusan yang lebih baik.

Di dalam kompetisi tahun 2018 ini, selain game utama, terdapat status game eksibisi yang diberikan kepada Mobile Legends yang juga sedang populer di Indonesia. Tidak seperti DotA 2 yang dipertandingkan dengan format liga, game mobile ini dipertandingkan dengan format turnamen.

Penyelenggara HSL 2018

Jumpa Pers HSL 2018

Pihak penyelenggara dari HSL 2018 adalah Yamisok yang dibantu oleh Mooba TV dengan sponsor utama JD.ID, Lenovo Legion, dan Corsair. Penyelenggaraan liga didukung oleh warnet dengan status GeForce-Certified iCafe. Untuk partner media resmi yang digandeng adalah Kompas TV yang saat ini tengah gencar membidik kaum milenial sebagai target pasarnya melalui tayangan eSports Indonesia dan internasional.

Penyelenggaraan High School League (HSL) 2018 dibuat untuk membuat siswa memprioritaskan kembali akademik di atas game, seperti dahulu kala. Penyelenggara ingin para siswa mempunyai nilai akademik yang baik, meski aktif bermain game.

High School League hanya diperuntukkan bagi mereka yang punya nilai akademis baik. Pada bagian pendaftaran telah ada aturan yang jelas” kata Project Leader High School League 2018, Gisma Priayudha Assyidiq “Melon” kepada media di Hotel Atlet Century, Kamis (6/9/2018).

Oleh karenanya, persyaratan utama untuk dapat mengikuti game ini adalah mempunyai nilai akademik yang baik daripada kemampuan bermain. Para siswa yang mengikuti liga ini juga harus didaftarkan dari sekolah bila ingin berlaga dalam kompetisi.

Pendaftaran High School League 2018

Penyelenggara dan Pihak Terkait

High School League 2018 dilaksanakan mulai tanggal 20 Oktober hingga 18 Nopember 2018 dengan final liga yang akan diselenggarakan pada tanggal 15-16 Desember 2018. Untuk pendaftaran sudah dimulai dari tanggal 6 September 2018, dan akan dibuka hingga tanggal 12 Oktober 2018.

Pihak sekolah yang ingin siswanya mengikuti liga harus mendaftarkan sekolahnya secara online melalui situs ihsl.id. Pendaftaran diikuti dengan penyerahan nama siswa yang akan bertanding mewakili sekolah pada periode pendaftaran yang telah ditentukan. Pada 14 Oktober, jadwal tanding tiap sekolah akan dirilis. Pihak sekolah bisa melakukan pengecekkan via situs resmi.

Lokasi penyelenggaraan liga eSports khusus SMA ini dilakukan di 10 warnet besar yang mempunyai status GeForce-Certified iCafe. Ke-10 warnet besar yang dimaksud tersebar di 8 kota besar Indonesia, yakni: iCafe Highgrounds dan BarracX di Jakarta, iCafe Immortal di Bandung, iCafe RedFox di Bogor, iCafe Three kingdoms di Surabaya, iCafe Poseidon di Solo, iCafe Noblenation, dan Medan di Medan, iCafe Hardcore di Malang, dan iCafe GIX di Makassar. Untuk final liga, pertandingan diselenggarakan di iCafe Highgrounds, Pantai Indah Kapuk, Jakarta.

HSL 2018 menawarkan total hadiah 1,2 miliar rupiah kepada peserta DotA 2 dan juga Mobile Legends. Hadiah yang diberikan berisikan item PC, beasiswa, dan juga subsidi guru ekskul. Untuk rincian jelasnya, para peminat kompetisi eSports ini dapat melihatnya di situs ihsl.id laman info.

Selain total hadiah, keuntungan lain yang bisa didapatkan oleh sekolah adalah dibuatkan kurikulum eSports, dukungan lab sekolah untuk game, dan juga peningkatan branding sekolah. Sedangkan siswa, mendapatkan keuntungan lain berupa dukungan dalam bermain game, arahan, serta kesempatan untuk menjadi pemain profesional.

Itu dia berita eSports terbaru tentang High School League 2018, liga eSports khusus anak SMA di Indonesia. Jangan lupa, cek kelanjutan beritanya di Kabar Games!

WePlay Gelar Liga Online Dota 2 Bertema Pushka League

Di tengah penyebaran virus Corona yang kian masif, Event organizer spesialis eSports berniat tetap melanjutkan usahanya untuk menghibur para penikmat Dota 2. Penyelenggara turnamen asal Ukraina itu, WePlay, akan mengelar kompetisi liga online Dota 2 yang menggunakan tema Pushka League untuk mengisi kekosongan kompetisi di ajang esport.

Turnamen yang diberi nama WePlay! Pushka League! ini nantinya akan digelar menggunakan sistem online pada 23 April 2020 mendatang. Tak tanggung-tanggung, untuk memeriahkan acara tersebut WePlay telah menyiapkan hadiah sebesar US$250,000 atau sekitar Rp 4,1 miliar rupiah.

Liga yang dikhususkan untuk tim yang berada di wilayah Eropa dan Commonwealth of Independent States (CIS) ini sekiranya akan diikuti sekitar 14 tim dari kedua wilayah tersebut. Alasan pengkhususan kedua wilayah tersebut adalah karena lokasi yang berdekatan. Diharapkan dengan jarak yang tidak terlalu jauh nantinya tidak akan terjadi masalah pada jaringan internet.

Format Kompetisi WePlay Pushka League

Selain itu, baik Eropa dan CIS sama sama memiliki jumlah tim terbanyak, jadi akan lebih seru jika banyak tim yang ikut berpartisipasi. Dari 14 tim yang siap berkompetisi, 12 diantaranya merupakan tim direct invite. Ke 12 tim Dota 2 yang mendapat undangan langsung untuk turut ambil bagian tersebut adalah:

Sedangkan 2 sisanya adalah tim yang lolos dari kualifikasi terbuka. Setiap tim akan bermain berdasarkan regionnya, satu regional akan memiliki 7 tim yang nanti akan bertanding secara fase group dengan sistem format best-of-three (BO3). Empat tim terbaik berhak melaju ke babak playoff, sementara tiga tim lainnya yang berada di posisi terendah harus tereleminasi. Empat tim teratas inilah yang nantinya akan mewakili regional masing-masing untuk dipertandingkan satu sama lain.

Format Playoff & Grand Finals

WePlay Gelar Liga Online Dota 2 Bertema Pushka League

Pada babak play-off semua pertandingan masih di gelar dengan sistem yang sama yakni format BO3, namun saat babak grand finals nanti pertandingan diubah dengan format best of five (BO5). Hadirnya Pushka League disambut baik peserta seperi Nigma Esports, dan Virtus.pro. Dalam sebuah kesempatan keduanya mengaku sangat mendukung kebijakan WePlay! yang tetap memberikan hiburan di tengah kondisi pandemic Covid-19 seperti sekarang ini.

“Kami bersyukur bahwa esports dapat tetap berlangsung selama masa-masa sulit seperti saat ini. Memiliki liga online adalah pendekatan yang tepat dan kami sangat bersyukur dapat berpartisipasi. Kami ingin memberikan pertunjukan yang bagus bagi semua orang yang menonton,” ucap pihak Nigma dalam sebuah pernyataan

“Turnamen online pastinya sesuai dengan harapan para fan, pemain, dan tim Dota 2 selama periode karantina ini. Dalam beberapa hal, kami akan kembali ke akar ketika mayoritas turnamen dimainkan secara online,” ucap manajer umum Virtus.pro, Sergey Glamazda.

“Para pemain sangat lapar akan kompetitif Dota, jadi saya percaya 99% tim akan setuju dengan turnamen online dan akan sangat penting bagi komunitas Dota 2.”

Keduanya berharap kompetisi Liga Online Dota 2 WePlay Pushka League dapat membantu mereka dan para fans dimasa-masa sulit ini. Ikuti terus kabar terbaru dan terupdate seputar game dan anime hanya di Kabar Games ya!

La Liga Ditunda, Thibaut Courtois Banting Setir Jadi Gamer

Tidak menentunya ajang LaLiga Spanyol 2019-2020 akibat dari pandemi virus Corona membuat Kiper utama Real Madrid, Thibaut Courtois, memutuskan untuk beralih profesi menjadi pembalap F1 Red Bull. Meski Thibaut Courtois membalap di Formula 1, namun balapan ini bukanlah balapan sungguhan, melainkan ia menjadi seorang gamer dengan mengikuti ajang video game simulator F1 secara online.

Diketahui, penjaga gawang asal Belgia itu resmi membalap untuk Red Bull bersama pembalap Alexander Albon. Informasi ini di dapat lewat pernyataan resmi team Red Bull Racing. Melalui akun twitter miliknya, team berlogo banteng merah ini menyebut bahwa Thibaut Courtois resmi bergabung dengan Red Bull untuk sementara waktu dalam game balapan Formula 1 virtual simulator seri GP China.

Dalam laman resmi Red Bull Racing, Thibaut Courtois mengaku dirinya sangat antusias mengikuti persaingan ketat ini. Bahkan demi menjalani debutnya di balapan virtual simulasi F1 yang dilakukan secara online, dirinya telah melakukan latihan selama berminggu – minggu.

Saya benar-benar bahagia bisa ikut serta hari Minggu ini. Saya punya banyak tips dan saya sudah berlatih selama berminggu-minggu!” kata Courtois, dilansir dari laman resmi Red Bull Racing.

Saya suka permainan Formula 1. Saya telah bertarung melawan Alex Albon beberapa kali, tetapi mengemudi di bidang ini berbeda. Di saat berlatih sebelumnya saya selalu kesulitan di tengah-tengah, sehingga tujuan saya adalah mendapatkan poin,” Courtois mengungkapkan.

Red Bull berharap dengan bergabungnya Kiper team Nasional Belgia ini, timnya mampu mengejar kekalahan dalam dua balapan virtual game sebelumnya. Dimana pada dua GP sebelumnya yang di gelar di Bahrain dan Vietnam Red Bull mendapat hasil buruk setelah kedua pembalapnya terpuruk di finish.

La Liga Ditunda, Thibaut Courtois Banting Setir jadi Gamer

Diketahui, dalam ajang sebelumnya Red bull sempat dibela oleh dua atlet kenamaan dari dua cabang olahraga yang berbeda. Yaitu Ben Stokes yang merupakan peraih gelar juara dunia untuk cabang olahraga kriket dan Chris Hoy, atlet balap sepeda yang meraih medali emas enam kali Olimpiade.

Meski resmi memperkuat team Red Bull namun Courtois tidak akan membalap selamanya, melainkan hanya untuk sementara waktu. Kegiatan ini sendiri digagas untuk mengisi kekosongan karena ditundanya ajang F1 di dunia nyata akibat dari pandemi Covid-19. Nantinya, para pembalap ini tidak akan turun dan saling bertemu dalam satu turnamen, melainkan mereka akan membalap dari rumah masing-masing lewat simulator dan video game F1 2019 pada saat Grand Prix Tiongkok digelar.

Pada game balap mobil virtual di Grand Prix Tiongkok, Courtois akan akan unjuk kebolehan bersama pembalap dari team lain seperti George Russell dari team Williams dan Charles Leclerc dari team Ferrari. Thibaut Courtois bukan satu – satunya pesepak bola yang menekuni olahraga Esport selama masa lock down akibat pandemi Covid-19, ada nama Marco Asensio yang juga mengikuti turnamen FIFA 20 beberapa waktu lalu. Bahkan ia herhasil menjuarai kompetisi tersebut.

Kita tunggu saja seperti apa hasil yang di peroleh Thibaut Courtois ketika menjadi gamer dalam ajang virtual game Fomula 1 bersama Red Bull. Jangan lupa nantikan terus kabar terbaru dan terupdate seputar game dan anime hanya di Kabar Games!

Proudly powered by WordPress | Theme: Looks Blog by Crimson Themes.