AOV Star League Season 1 (ASL) 2018 Segera Datang

Arena of Valor sedang booming. Berharap menjadi pesaing ketat Mobile Legends: Bang Bang, Garena selaku publisher di Indonesia dari games MOBA ini terus mengadakan promosi dan perbaikan games dengan di adakannya AOV Star League Season 1 (ASL) di tahun 2018. Promosi sendiri terbagi atas kejuaraan eSports, pembelian smartphone disertai hadiah games, sayembara berhadiah smartphone, dan juga event dalam games yang berhadiah item.

Berbicara mengenai kejuaraan eSports, pada bulan Nopember ini tengah digelar kejuaraan AOV bertajuk VO Cup 5: Online Tournament yang dimulai dari 15 Nopember hingga 19 Nopember 2017. Kemudian, pada 2018 nanti, akan diselenggarakan AOV Star League Season 1. Detail mengenai AOV Star League Season 1 (ASL) adalah seperti di bawah ini.

AOV Star League Season 1 2018

VO Cup 5

Turnamen Arena of Valor Star League Season 1 diklaim oleh publisher Garena sebagai yang paling bergengsi di tanah air Indonesia. Garena sendiri mendeskripsikan Arena of Valor Star League sebagai sebuah kompetisi papan atas berbentuk liga dari games mobile Arena of Valor yang paling bergengsi di mana penyelenggaraannya bertujuan untuk mencari tim Arena of Valor terbaik dari Indonesia.

Ke depannya tim AOV Star League akan menjadi perwakilan Indonesia di kancah turnamen internasional Arena of Valor. Publisher Garena menyatakan bahwa penyelenggaraan Arena of Valor Star League merupakan bentuk nyata kontribusi mereka dalam rangka memajukan kualitas eSports di Indonesia.

AOV Star League Season 1

Arena of Valor Star League Season 1 akan diselenggarakan mulai bulan Januari 2018. Kejuaraan ini akan berlangsung selama 3 bulan lamanya. Pertandingan dalam kejuaraan ini akan diadakan setiap minggunya. Setiap pertandingan yang dimainkan akan diunggah ke Youtube dan juga Facebook dari Garena agar para pecinta games MOBA ini dapat mengikuti kiprah tim profesional Arena of Valor yang berlaga dalam Arena of Valor Star League 2018.

AOV Star League Season 1 yang diselenggarakan tahun 2018 ini, hanya akan diikuti oleh 6 tim Arena of Valor terbaik Indonesia.  Keenam tim akan saling berhadapan satu sama lainnya dalam sistem round robin sebanyak 2 kali. Semua pertandingan yang berlangsung dalam Arena of Valor Star League 2018 akan dimainkan dengan format Best of 3 (BO3) draft ban-pick.

Battle of Valor 2017

Keenam tim terbaik yang akan mengikuti AOV Star League 2018 diproses tidak melalui kualifikasi, melainkan undangan. Ada pun undangan diberikan kepada 10 tim terbaik yang telah berlaga dalam kejuaraan Arena of Valor sebelumnya. Kesepuluh tim terbaik yang dimaksud berisikan juara VO Cup 5, Juara VO Cup 6, dan juga 8 quarterfinalis dari BOV 2017.

Kedelapan quarterfinalis dari BOV 2017 telah didapat. Seperti yang telah diberitahukan sebelumnya, VO Cup 5 sedang berlangsung pada 15 hingga 19 Nopember 2017 ini. Kesempatan untuk mengikuti  ASL 2018 masih terbuka untuk tim yang belum mengikuti turnamen AOV dan atau gagal di turnamen sebelumnya dengan mengikuti VO Cup 6 nanti.

Demikian lah berita esports terbaru yang datang dari Garena, dan juga Arena of Valor prihal akan segera diadakannya kejuaraan eSports AOV Star League Season 1. Informasi lebih lanjut dan lebih lengkap tentang Arena of Valor Star League 2018 dapat ditemukan melalui tautan yang mengarah ke website Arena of Valor ini. Berita games MOBA, games mobile, dan juga games Garena lainnya dapat Anda terus pantau melalui portal berita games dan gadget Kabargames.id!

ESL Pro League Season 6 Finals Group Stage CSGO

Pemain profesional dari games Steam CSGO, saat ini, sedang mengikuti turnamen internasional yang merupakan salah satu bagian dari ajang Intel Grand Slam Season 1. Turnamen Counter Strike Global Offensive yang dimaksud adalah ESL Pro League Season 6 Finals. Rentang hari dari kejuaraan ini adalah dari tanggal 5 Desember hingga 10 Desember 2017.

Kejuaraan games FPS CS:GO yang sedang berlangsung ini diadakan di Odense, Denmark. Venue dari kejuaraan ini adalah Sparekassen Fyn Arena. Acara kejuaraan ini dibawakan oleh OJ Borg yang dibantu desk host, beberapa komentator, reporter belakang panggung, pemantau,  analis, dan komentator jarak jauh. ESL Pro League Season 6 Finals sudah masuk hari ketiga di mana group stage telah selesai.

Group Stage ESL Pro League Finals

Broadcast Talent ESL Pro League Season 6

Kejuaraan yang memiliki total hadiah $750.000 USD ini diselenggarakan dengan 2 buah format. Pertama adalah Group Stage yang telah selesai, dan kedua adalah babak Playoffs. Group Stage yang telah selesai memiliki peraturan berupa grup dibagi dua dengan sistem round robin yang masing-masing grup diisi 6 tim CSGO.

Pengaturan tim untuk grup A dan B berdasarkan sistem penunjukkan. Tim pertama yang masuk ke dalam grup A atau B merupakan tim unggulan pertama dari masing-masing wilayah Eropa dan Amerika Utara. Kedua tim unggulan akan menunjuk tim CSGO yang akan satu grup dengan mereka. Tim yang terpilih akan menunjuk tim berikutnya, sampai masing-masing grup terisi penuh 6 tim.

Prize Pool ESL Pro League Season 6

Semua pertandingan pada babak grup dimainkan dengan format tanding Best of 1. Dalam regulasi, pemenang mendapatkan 3 poin, dan dalam Overtime pemenang mendapatkan 2 poin, dan pihak yang kalah mendapatkan 1 poin. Tim yang memeringkati puncak grup akan langsung melangkah ke semifinal. Sedangkan peringkat kedua dan ketiga akan berhadapan satu sama lainnya pada babak perempat final.

Babak perempat final hingga semifinal ESL Pro League Season 6 Finals akan memainkan sistem pertandingan Best of 3. Sedangkan, grand final memainkan sistem pertandingan Best of 5. Bracket babak playoff ini menggunakan sistem single eliminasi.

Group Stage

Babak grup telah selesai, dan yang menjadi pemuncak grup A adalah tim CSGO FaZe Clan. Sedangkan pemuncak grup B adalah SK Gaming. Dalam 2 hari kejuaraan, FaZe Clan berhasil mengungguli Luminosity Gaming, Astralis, Team Liquid, peringkat ketiga Fnatic, dan peringkat kedua Hellraisers dengan poin sebesar 13. Sedangkan SK Gaming, berhasil mengungguli North, Ninjas in Pyjamas, NRG Esports, peringkat ketiga Misfits, dan peringkat kedua Optic Gaming dengan besaran poin senilai 12.

Babak Playoff ESL Pro League Season 6 Finals

Babak Playoff

Perempat final ESL Pro League Season 6 Finals diisi peringkat kedua grup A melawan peringkat ketiga grup B, dan peringkat kedua grup B melawan peringkat ketiga grup A. Pada pertandingan pertama perempat final akan diisi Optic Gaming melawan Fnatic, dan pertandingan kedua adalah antara Hellraisers melawan Misfits. Pertandingan perempat final akan berlangsung pada 8 Desember 2017.

FaZe Clan telah menunggu pemenang antara Optic Gaming dengan Fnatic di semifinal. Sedangkan SK Gaming menunggu antara Hellraisers atau Misfits. Petandingan semifinal akan diselenggarakan pada tanggal 9 Desember 2017. Pemenang semifinal, akan melaju ke grand final yang diselenggarakan pada tanggal 10 Desember 2017.

Call of Duty World League Januari 2018 Update

Pada tanggal 2 Januari 2018, Call of Duty WWII kedatangan dua peristiwa yang banyak menjadi perhatian pemainnya. Games perang ini kehadiran turnamen internasional Call of Duty World League dan update Januari  2018.

Tanggal 2 Januari kemarin, update Call of Duty WWII telah diterapkan. Penerapan update tersebut mengakibatkan sedikit perubahan pada permainan. Event Winter Siege yang dimulai pada tanggal 8 Desember 2017 dihilangkan karena telah dinyatakan selesai. Ada pun penjelasan mengenai Call of Duty World League dan update Januari  2018 adalah seperti di bawah ini.

Update COD World League Januari 2018

Winter Siege Seasonal Event

Pada event Winter Siege ini beberapa senjata baru, mode game baru, dan peta baru dikenalkan serta dapat diakses untuk waktu yang terbatas di update terbaru Call of Duty World League 2018. Hadiah dan misi yang telah diambil, masih dapat ditukarkan jika telah selesai. Namun, tidak dengan Winter Collection yang telah dihapus.

Untuk update terbaru pada Januari 2018 ini, mode Hardcore Kill telah dimasukkan ke menu multiplayer. Dilansir dari dotesports, Sledgehammer Games menyatakan bahwa catatan patch note tidak ada dan tidak akan dikeluarkan karena memang perubahan hanya itu saja. Jadi tidak ada yang perlu dijabarkan lagi. Para pemain sendiri berharap update yang dilakukan di Call of Duty World League akan lebih banyak. Mereka berharap ada tambahan senjata dan atau informasi mengenai musim baru dari pertandingan Ranking.

Turnamen Call of Duty World League 2018

Turnamen Call of Duty 2k

Turnamen Call of Duty World League 2k yang diselenggarakan pada minggu ini merupakan peluang terakhir untuk tim profesional dalam rangka mendulang poin agar dapat bermain di turnamen mayor yang akan segera datang. Poin dari turnamen ini dipakai untuk menentukan tempat di event LAN. Contohnya seperti, CLW New Orleans Open yang dimulai pada 12 Januari.

Di CWL New Orleans, tim 10 terbaik dari Amerika Utara, lima tim terbaik dari Uni Eropa, dan tim APAC terbaik dalam urusan pro poin akan mendapatkan tempat bermain di turnamen, sementara tim lain harus berjuang melalui salah satu jalur terberat dalam sejarah Call of Duty.

Daftar poin pro CWL ini dihitung berdasarkan basis poin game GameBattles pro pada pukul 10 pagi ET pada hari Selasa, 2 Januari. Tim papan atas di setiap wilayah, serta berbagai regu penting di luar wilayah mereka, disediakan di bawah ini.

10 Tim Terbaik Amerika Utara

  • Team Kaliber: 130.840 poin
  • OpTic Gaming : 80.455  poin
  • Luminosity: 72.155 poin
  • eUnited: 63,525 poin
  • FaZe Clan: 58.100 poin
  • Team Envy: 49.155 poin
  • Rise Nation: 47.310 poin
  • Echo Fox: 44,900 poin
  • Ground Zero: 40,620 poin
  • Enigma6: 40.115 poin

5 Tim Terbaik UE

  • Splyce: 92,440 poin
  • ed Reserve: 51,545 poin
  • Tim Vitality: 39,660 poin
  • UNILAD: 38.155 poin
  • Epsilon Esports: 34.175 poin

Tim APAC Teratas

Tim Penting Lainnya

  • Lightning Pandas (No. 11 – NA): 31.480 poin
  • Ghost Gaming (No. 12 – NA): 31,265 poin
  • Evil Geniuses (No. 13 – NA): 30.740 poin
  • Tim Infused (No. 6 – EU): 31,675 poin
  • Giants Gaming (No. 7 – EU): 30,550 poin
  • Millenium (No. 8 – EU): 27.990 poin

Tim penting lainnya akan memiliki satu kesempatan terakhir untuk memastikan posisi mereka dalam braket terbuka CWL New Orleans melalui turnamen CWL 2K minggu ini, yang dimulai pada 7 Januari. Itulah informasi mengenai update Call of Duty World League Januari 2018, jangan lupa ikuti terus Kabar Games agar tidak ketinggalan berita terkini seputar game lainnya yah!

Aplikasi Overwatch League Telah Resmi Rilis di Mobile

Blizzard telah merilis aplikasi Overwatch League secara resmi untuk perangkat smartphone Android dan juga iOS pada tanggal 8 Januari 2018. Perilisan secara resmi ini dilakukan hanya selang beberapa hari sebelum musim perdana Liga Overwatch resmi dimulai.

Aplikasi Overwatch League dapat diunduh secara gratis di toko aplikasi Google Play Store dan juga iTunes. Dengan memakai aplikasi gratis ini, para penggemar Overwatch dapat melihat jadwal dan juga klasemen dari Liga Overwatch secara real-time.

Blizzard telah merencanakan akan memberikan informasi terbaru kepada penggemar dengan melakukan wawancara, profiling, dan juga analisis dalam game. Dalam aplikasi ini, Blizzard telah menyediakan sepuluh bahasa, yakni Prancis, Inggris,  Spanyol, Jerman, Italia, Portugis, Polandia, Rusia, Korea, dan China.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=xp1S4Nw0gPI[/embedyt]

Aplikasi Overwatch League memiliki fitur yang berfungsi untuk mengirimkan notifikasi push ke ponsel para penggunanya. Dengan fitur ini, maka para penggemar akan selalu ingat pada pertandingan, sehingga tak akan pernah melupakannya. Sesuai permintaan para penggemar, tersedia pilihan untuk menonton Liga Overwatch secara langsung dan atau menonton pada waktu yang diinginkan. Ulasan klasemen mendalam dalam aplikasi ini juga akan dapat dilihat sepanjang musim Liga Overwatch bergulir.

Liga Overwatch diumumkan akan digelar oleh Blizzard pada bulan Nopember 2016 yang bertempat di BlizzCon di Anaheim, California. Blizzard mengharapkan Liga Overwatch akan terus berkembang selama bertahun-tahun. Kejuaraan ini diciptakan atas keinginan Blizzard mempunyai liga terstruktur yang mendukung Overwatch, pemain dan timnya.

Pertandingan Post Season dimulai pada 17 Juni dan berlanjut hingga tanggal 28 Juli 2018. Pertandingan Post Season untuk babak playoff kejuaraan berlangsung dari 11-22 Juli. Grand final dijadwalkan pada 26-28 Juli. Setelahnya, pemain akan berpartisipasi dalam pertandingan All-Star Weekend, seperti di NBA. Dua belas tim akan ikut serta dalam musim pertama Overwatch League. Sembilan dari Amerika Utara dan tiga tim internasional. Tiap tim dikaitkan dengan lokasi di  dunia dan dibagi menjadi dua divisi, yakni Atlantik atau Pasifik.

Overwatch League App

Dalam suatu tim yang menjadi peserta, harus punya minimal enam pemain dalam daftar, dengan maksimum pemain berjumlah 12. Daftar pemain saat ini sudah terkunci. Para pemain dijamin akan punya gaji minimal sebesar $50.000, plus tunjangan. Beberapa pemain, bahkan  dilaporkan telah menandatangani kontrak sebesar $150.000.

Di samping gaji, pemain bisa mendapatkan uang tambahan atas kinerja saat memenangkan pertandingan Liga Overwatch. Berdasarkan Blizzard, lima puluh persen dari uang kemenangan per pertandingan akan dikirim langsung ke pemain. Total hadiah Liga Overwatch di musim pertama akan berjumlah $3,5 juta, dengan minimal $1 juta akan diberikan kepada juara satu musim ini.

Overwatch League

Overwatch League akan digelar tiap hari Rabu, Kamis, Jumat, dan juga Sabtu sepanjang jadwal musim reguler. Waktu permainan, akan beralih setiap hari dalam rangka memenuhi zona waktu yang berbeda. Keputusan ini dibuat agar semua penggemar dapat menikmati layanan siaran Major League Gaming. Blizzard belum mengkonfirmasi bahwa Liga Overwatch akan disiarkan di Twitch.

Fans dapat mendukung tim Overwatch League favorit mereka dengan cara melakukan pembelian barang dalam game, dan merchandise. Skin belum tersedia, tetapi sejumlah besar barang untuk Liga Overwatch telah tersedia di toko Blizzard sekarang. Sebagian pendapatan yang diterima dari barang-barang Liga Overwatch akan disalurkan langsung ke tim favorit Anda.

Juara APAC ACER Predator League 2018

Turnamen APAC ACER Predator League 2018 telah berakhir. Juara APAC ACER Predator League 2018 telah didapatkan. Tak lupa, gelaran APAC ACER Predator League 2018 memperlihatkan kepada banyak orang bahwa hype games Steam Dota 2 belum lah selesai. Pada turnamen internasional yang satu ini, keramaian dan hype terlihat amat luar biasa. Hype dan keramaian tersebut tersaji melalui penonton menyaksikan turnamen secara langsung di Mall Taman Anggrek dalam rangka untuk mendukung tim favorit mereka berlaga.

BOOM ID selaku perwakilan dari Indonesia telah berjuang sekuat tenaga dalam turnamen games MOBA DotA 2 skala internasional ini. Mereka sudah tampil dengan sangat baik dan bahkan sampai maju ke babak grand final meskipun sempat turun ke lower bracket turnamen ini. Namun perjuangan tersebut akhirnya tidak membuahkan hasil terbaik, karena BOOM ID kalah di grand final oleh Geek Fam yang akhirnya menjadi juara APAC ACER Predator League 2018. BOOM ID harus puas di urutan kedua.

APAC Predator League 2018 BOOM ID

Geek Fam yang berasal dari Malaysia memang mempunyai kinerja yang sangat baik dan tentunya pengalaman yang banyak. Berkat kinerja dan pengalaman itu lah mereka mampu menumbangkan tim besar Asia Tenggara sekelas Execration, dan Fnatic dalam turnamen GESC Jakarta – kualifikasi Asia Tenggara sebelum akhirnya menumbangkan BOOM ID di APAC ACER Predator League 2018 yang diselenggarakan oleh ACER.

Geek Fam APAC Acer Predator League 2018

Sebelum bertarung dengan BOOM ID di grand final, Geek Fam sebelumnya telah bertanding dengan tim Indonesia tersebut di semifinal. Pada babak tersebut, Geek Fam berhasil mempecundangi BOOM ID dengan skor 2-1 yang menjadikan tim tersebut harus rela turun ke lower bracket. Beruntung, di lower bracket BOOM ID berhasil bangkit dan mampu menghadapi Quid Pro Quo asal Filipina untuk kemudian mengalahkan mereka dengan skor 2-1.

Bracket APAC Acer Predator League

Keberhasilan mengalahkan Quid Pro Quo menjadikan BOOM ID mampu tampil di grand final untuk kemudian berhadapan kembali dengan Geek Fam. Format grand final adalah Bo3. Game pertama grand final jatuh kepada Geek Fam yang tampil ciamik. Untuk game kedua kemenangan jatuh kepada BOOM ID melalui performa gemilang dari InYourDream yang memainkan Troll dan SaintDeLucaz yang memainkan Magnus. Sayangnya, harapan BOOM ID jadi juara terhenti karena game ketiga dimenangkan oleh Geek Fam.

Tim BOOM ID lumayan tampil baik melalui permainan Dreamocel yang memainkan Naix dan IYD yang memainkan Storm Spirit. Hanya saja draft pick Geek Fam lebih baik dalam urusan pertarungan tim, sehingga membuat tim asal Malaysia tersebut menjadi juara APAC ACER Predator League 2018.

Geek Fam sebagai juara APAC ACER Predator League 2018 berhasil membawa pulang uang tunai sebesar $50,000, 5 unit Predator Helios 300 dan Trophy Shield. Sementara BOOM ID sebagai runner up APAC ACER Predator League 2018 berhasil membawa pulang uang tunai sebesar $25,000. Juara ketiga APAC ACER Predator League 2018 berhasil diamankan Q.P.Q yang membawa pulang uang tunai sebesar $15,000.

Hadiah APAC ACER Predator League 2018

Selamat kepada Geek Fam yang berhasil menjadi juara APAC ACER Predator League 2018 yang diselenggarkan oleh ACER. Selamat juga untuk BOOM.ID yang menjadi runner up APAC ACER Predator League 2018 dan Quid Pro Quo yang menjadi juara ketiga APAC ACER Predator League 2018. Jangan lupa untuk dukung terus tim eSports Indonesia dari game apa pun, dan juga DotA 2 pada khususnya. Semoga eSports Indonesia kelak bisa sejajar dengan eSports di Amerika dan juga Eropa.

Vainglory IndiHome eSports League 2018 Dimulai

BUMN telekomunikasi Indonesia, PT Telkom, pada bulan Maret ini mengadakan 2 event eSports. Salah satunya adalah IndiHome eSports League 2018 yang diselenggarakan berkat kerja sama antara MD Media (anak perusahaan Telkom) dan True Digital Plus Indonesia. Event ini sendiri mempunyai total hadiah senilai 1 Milyar rupiah.

IndiHome eSports League 2018

IndiHome eSports League 2018 ini direncanakan akan diadakan tiap tahunnya dengan game yang dipertandingkan berbeda tiap tahunnya. Untuk tahun 2018 ini, game yang dipertandingkan adalah games MOBA Vainglory. Event ini akan berlangsung dari bulan Maret hingga Mei 2018 nanti. Ada pun pada bulan Maret hingga April adalah kualifikasi dengan grand final akan diselenggarakan pada bulan Mei 2018 nanti.

IndiHome Cars IndiHome eSports League 2018

Ada keunikan tersendiri yang ditawarkan dalam event IndiHome eSports League 2018 ini. MD Media melibatkan IndiHome Cars yang mana menyediakan paket data khusus untuk para pemain game. Paket data tersebut menawarkan koneksi yang selalu stabil, minim lag, dan juga responsif. Berdasarkan penuturan perwakilan dari PT Telkom, IndiHome Cars sudah dapat diakses di seluruh Indonesia.

Bagi para kontestan IndiHome eSports League 2018 bisa melakukan pertandingan di IndiHome Cars yang sudah ada dari Sabang sampai dengan Merauke, dengan total jumlah unitnya mencapai lebih dari 3.000 unit. Adanya layanan ini adalah bentuk dari komitmen PT. Telekomunikasi Indonesia Sebagai sebuah perusahaan dengan area cakupan layanan paling luas di Indonesia yang ingin memberikan sebuah kesempatan kepada seluruh anggota masyarakat buat mengenal eSports via pertandingan, serta mencoba servis konektifitas dari IndiHome,” tutur AVP Marketing Communication dari PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk yang bernama Mustakim Wahyudi dalam konferensi pers.

Vainglory dipilih untuk menjadi games mobile yang dimainkan pada season 1 IndiHome eSports League 2018 dikarenakan game mobile yang satu ini mempunyai kelebihan menonjol yang muncul berbarengan dengan adanya event ini, yakni mode 5 vs 5 yang belum lama ini resmi dirilis. Event sudah dimulai dengan kualifikasi yang diadakan mulai 1 Maret lalu untuk kemudian akan berakhir pada grand final di bulan Mei 2018 nanti.

Kualifikasi IndiHome eSports League 2018

Ada yang menarik dari grand final nanti. MD Media menawarkan kepada pecinta eSports tempat pertandingan khusus eSports yang mana akan dipakai pertama kali dalam event IndiHome eSports League 2018 ini. Tempat pertandingan tersebut dinamakan eSports Stadium yang mana berlokasi di Jakarta.

Awal bulan Maret 2018, event dimulai dan bila tak ada hambatan, maka pada bulan Mei nanti eSports Stadium bisa diresmikan dan menjadi sebuah wadah buat memulai pertandingan Grand Final season 1 dari event ini. Harapan dari kami, eSports Stadium yang akan berdiri di atas tanah dengan luas sebesar 1.400 meter persegi itu bisa jadi tempat baru bagi para atlit eSports. Tempat itu dilengkapi dengan fasilitas yang lengkap, berupa bootcamp & academy seperti layaknya fasilitas dari pelatnas. Selain itu ada juga asrama, arena bertanding, fasilitas olahraga, serta ruang buat coaching clinic,” ucap Direktur Utama MD Media, Syaifudin.

Kami berharap dengan adanya eSports Stadium maka bisa mendukung para atlit eSports guna mengukir prestasi di nasional dan juga internasional sehingga nantinya masa depan bagi para atletnya terjain,” tambahnya lagi.

Konferensi Pers IndiHome eSports League 2018

Selain untuk para atlit eSports, fasilitas pendukung dalam eSports Stadium dibuat dengan harapan memenuhi standar internasional buat para Caster, Video Production, Streamer eSports.

Itu dia sekilas ulasan Vainglory IndiHome eSports League 2018. Bagaimana menurut kalian misi dari MD Media ini teman-teman?

5 Update Besar League of Legends (LoL) di 2019

Games MOBA League of Legends mengeluarkan berita pengumuman penting terbaru tentang update besar yang akan mereka terapkan pada tahun 2019. Update League of Legends 2019 ini akan diterapkan pada antrian solo, sistem rangking dan lain-lain.

Sistem antrean solo di League of Legends sebagian besar tetap sama selama beberapa tahun terakhir, dengan sedikit variasi yang berbeda seperti Dynamic Queue. Berdasarkan pengumuman besar dari Riot, pada 2019, seluruh sistem diubah.

Pengenalan Peringkat Posisi

Update LoL 2019

Berita yang paling mengejutkan dari update besar 2019 League of Legends adalah pengenalan peringkat posisi, yang pada dasarnya berarti Anda akan memiliki peringkat antrean terpisah untuk masing-masing dari lima posisi pada permainan. Ini dimaksudkan untuk membantu mencocokkan peran Anda melawan tim lawan dengan lebih akurat ketika Anda tidak memainkan peran utama Anda.

Dengan kata lain, ketika Anda mendapatkan pengisian otomatis atau Anda memainkan peran di luar posisi Anda, yang mempunyai kemungkinan bahwa Anda akan kurang mahir bermain di posisi itu dibandingkan jika Anda memainkan peran utama Anda, maka lawan akan disesuaikan dengan lebih akurat. Dengan melacak setiap posisi berdasarkan peringkat mereka sendiri, maka permainan harus dapat mencocokkan Anda melawan musuh yang mirip, bukan dalam peran utama Anda.

Sayangnya, ada kelemahan yang jelas pada sistem yang baru ini. Jika ada peringkat terpisah untuk setiap peran, kemungkinan pemain hanya akan peduli tentang peringkat yang diberikan ke posisi utama mereka. Jika mereka kemudian diisi secara otomatis ke peran lain, maka itu terasa seperti membuang-buang waktu, bahkan jika Anda menang, itu tidak akan dihitung ke peringkat yang benar-benar Anda pedulikan.

Perubahan Peran Pemain

Update Peringkat League of Legends 2019

Selain itu, jika Anda adalah tipe pemain yang suka memainkan beberapa peran berbeda, Anda harus bekerja untuk memeringkat semuanya secara terpisah, daripada hanya menggunakan keahlian Anda untuk memengaruhi peringkat utama Anda. Ini bisa membahayakan pemain yang biasa melakukan multi-peran dan menekan mereka untuk hanya memainkan satu posisi saja.

Penempatan Pemain Pada Pertandingan

Peringkat League of Legends 2019

Penempatan pemain pada pertandingan juga akan berbeda pada tahun 2019. Anda akan diberi peringkat sementara setelah pertandingan pertama daripada bermain 10 games menjadi pemain tanpa peringkat. Ada pun peringkat ini hanya akan dilihat oleh Anda, dan peringkat terakhir Anda di akhir penempatan Anda dijamin tidak akan lebih rendah dari peringkat sementara itu. Setelah semua 10 pertandingan telah dilakukan, Anda akan membuka peringkat Anda yang sebenarnya, dan itu yang akan dipublikasikan.

Perubahan Tier Pemain

Perubahan Tier Pemain

Ada juga perubahan yang terjadi pada struktur peringkat itu sendiri. Dua tingkatan baru ditambahkan yang berlokasi di suatu tempat antara Bronze dan Diamond, dan masing-masing tier sekarang akan terdiri dari empat level daripada lima. Perubahan ini, menurut Riot, mampu mendistribusikan pemain secara merata di sepanjang peringkat, yang seharusnya membantu mencegah penumpukan pemain di peringkat tertentu.

Membagi Musim Peringkat

Border Rank League of Legends

Tidak hanya itu, Riot juga sedang mempertimbangkan cara untuk membagi musim peringkat menjadi tiga bagian, mirip dengan liga profesional yang terdiri dari dua bagian per musim. Peringkat Anda tidak akan disetel ulang di antara tiap bagian, tetapi itu akan memberi Anda lebih banyak peluang untuk mengevaluasi kembali sasaran Anda, sesuai dengan pengumuman. Selain itu, batas layar pemuatan peringkat Anda sekarang akan terlihat tepat pada awal musim, dan itu akan berubah sesuai dengan peringkat Anda untuk mengingatkan lagi tentang perjalanan Anda.

Untuk informasi lengkap tentang semua perubahan peringkat yang akan diterapkan pada tahun 2019, serta pangkat-pangkat eksklusif, pastikan untuk membaca halaman pengumuman lengkap website Riot disini.

PB Champions League 2018 Hadir, Ramaikan!

Setelah kemeriahan turnamen internasional Arena of Valor yang diselenggarakan pada akhir Juli 2018 ini usai, games yang dirilis Garena Indonesia kembali kedatangan kejuaraan baru. Namun, bukan Arena of Valor lagi, melainkan games FPS lawas Point Blank yang kedatangan turnamen eSports anyar. Demi tetap menjaga komunitas tetap ada, Garena Indonesia mempersembahkan turnamen PB terbaru kepada para pecintanya, yakni PB Champions League atau PBCL 2018.

Apa Itu PB Champions League

PB Champions League 2018

Berdasarkan Garena Indonesia, PB Champions League merupakan wadah yang disediakan perusahaan games tersebut untuk para pemain pro Point Blank agar dapat berkompetisi alias bakat-bakat pro dapat terfasilitasi.

PB Champions League 2018 atau yang biasa disebut dengan PBCL 2018 menyediakan turnamen untuk tim putra dan juga putri. Nantinya, juara dari turnamen ini akan menjadi wakil untuk bertanding pada kejuaraan PBNC, PBLC 2018 dan juga Point Blank internasional yang akan diadakan pada Oktober 2018.

Bagi tim pemenang turnamen PBCL 2018 akan mendapatkan titel juara, piala dan juga uang tunai. Ada pun uang tunai yang telah disediakan untuk juara 1 adalah senilai 1 miliar rupiah. Hadiah senilai tersebut untuk juara 1 merupakan yang paling besar buat kejuaraan eSports Indonesia saat ini.

Peserta Turnamen PBCL 2018

Tim Putra PBCL 2018

Penyaringan tim yang mengikuti PBCL 2018 melalui sistem undangan oleh Garena Indonesia. Undangan diberikan pada tim pro yang berprestasi pada pertandingan eSports Point Blank yang telah diadakan sebelumnya. Total, ada 16 tim yang diundang untuk mengikuti ajang ini dengan rincian 10 team putra dan 6 team putri.

10 Team Putra PBCL 2018

  • GIDS CDCRv
  • Capcorn ID320
  • PANDORA NVA
  • BOOM ID W4NA87
  • SOVBnzERXRNSDV
  • XCN vVv ENSKY-XG
  • QQDEWASPORT MERO SF FERZ
  • PG BARRACX, JKOSAV EVO FLS
  • THE PRIME RESONANCE PRFS

6 Team Putri PBCL 2018

  • LEGACY 7
  • FF GAMING
  • RECCA RECALL ID320
  • EVOS GALAXY SADES
  • MONSTARS JFMM COLOSSEUM
  • 13LINK BELEZA PRFS ALABASTA

Tim Putri PBCL 2018

Format Liga PBCL 2018

Ajang PB Champions League 2018 diselenggarakan menggunakan format liga. Lima tim putra dan tiga tim putri teratas diberikan hak untuk lolos ke babak Grand Final PBNC. Sisa tim dinyatakan gugur, dan tidak berhak mengikuti PBCL 2019.

Pertandingan PBCL 2018 akan diselenggarakan dari 26 Juli sampai dengan 2 September 2018. Ada pun tim putra akan bertanding dari tanggal 26 Juli, 1, 2, 8, 9, 15, 16, 20, dan 21 Agustus 2018 pada jam 19.00 hingga 20.30 WIB, dan tim putri akan bertanding pada 2 September saja pada pukul 13.00-16.20.

Untuk yang suka memprediksi pertandingan, bisa mengikuti tebak prediksi pemenang pertandingan via laman Point Blank Garena Indonesia. Di sana juga diperlihatkan nama nick anggota yang mewakili tiap tim, klasemen, dan juga redeem hadiah yang bisa diperoleh.

Redeem Hadiah PBCL 2018

Kanal Video Pertandingan

Semua laga dari PB Champions League 2018 akan disiarkan secara langsung via kanal Youtube Point Blank primer dan juga sekunder. Kanal primer adalah YouTube Garena PBID Live Streaming. Pada kanal ini laga akan disiarkan bersama dengan caster. Sedangkan kanal sekunder, yakni YouTube PB Champions League Secondary. Pada kanal ini, pertandingan disiarkan tanpa caster.

Bagi kalian pecinta games FPS, khususnya Point Blank, jangan lupa untuk menonton pertandingan PB Champions League 2018 sampai tuntas ya. Tidak lupa, untuk berita seputar eSports, games, dan juga gadget games terbaru, cari aja di Kabargames.id!

League of Legends Asian Games 2018: China Raih Emas

Pada ajang turnamen League of Legends Asian Games 2018, tuan rumah Indonesia harus angkat koper lebih awal. Tim Indonesia kalah beruntun 5 kali tanpa kemenangan dan menjadi juru kunci grup B. Sementara itu, tim China dan Korea Selatan terus tampil memukau. Akhirnya, keduanya bertanding pada Grand Final dengan China yang menjadi juaranya.

Grand Final: China vs Korea Selatan

Akhirnya, pertandingan yang dinantikan oleh para pecinta MOBA League of Legends di seluruh dunia terjadi. Pada Grand Final League of Legends Asian Games 2018, tim China dan Korea Selatan berhadapan. Korea datang dengan statistik yang lebih baik karena sempat sukses menundukkan China sebanyak dua kali pada pertandingan fase grup. Namun statistik lebih baik itu tidak membuat tim China gentar yang berakibat pada permainan tim yang brilian untuk kemudian merebut titel juara pertama.

Babak Pertama League of Legends Asian Games 2018

Kedua tim bertanding di grand final babak pertama dengan sangat agresif. Namun, timnas China tampak lebih unggul. Meskipun begitu, Korea Selatan sempat melakukan perlawanan. Kiin dan Ruler tampil luar biasa agar Korea bisa mengejar ketertinggalan dalam permainan. Namun itu tidak cukup, karena China sukses mengamankan Baron pada menit ke-23.

Kemudian, Korea berusaha melakukan strategi mendorong lane secara terpisah. Tim Korea Selatan mengandalkan mobilitas dari Faker dan juga Kiin. Keduanya ditargetkan untuk menghindari pertarungan tim secara langsung. Strategi itu membuat Faker mencetak Ace pada menit ke-27. Namun, Uzi dkk. berhasil menang dalam pertarungan kelompok di Baron Pit. Akhirnya, China menghancurkan Nexus dari Korea pada menit ke-33.

Babak Kedua League of Legends Asian Games 2018

Pada babak kedua, Korea Selatan mendorong lane dengan agresif sedari awal pertandingan. Korea mendapatkan first blood pada menit ke-3, tetapi setelahnya agresifitas mengendur dan China mendominasi pertandingan setelah menang dalam pertarungan kelompok di Botlane pada menit ke-9. China terus melakukan tekanan, dan mampu membunuh hero tim Korea Selatan. Pada menit ke-13, skor kill mencapai 6-2.

China terus mendominasi permainan, tetapi hanya sampai menit ke-28. Penyebabnya adalah Korea berhasil menang pertarungan kelompok dan mendapatkan Baron. Peristiwa krusial ini membuat Korea Selatan terus mendominasi hingga akhir laga pada menit ke-33.

Babak ketiga Grand Final League of Legends Asian Games 2018 dimainkan dengan agresivitas tinggi juga. Tim China mendapatkan pembunuhan hero pertama dalam sebuah pertarungan tim yang terjadi di lane bawah. Korea Selatan baru mendapatkan kill pada menit ke-5. Namun, tak berlangsung lama, China sukses menambah tiga kill lagi saat pertarungan tim dilakukan di area River. Kill China terus bertambah berkat strategi rotasi yang baik.

MVP Babak Kedua League of Legends Asian Games 2018

Saat permainan memasuki menit ke-13, skor kill mencapai 2-8 untuk keunggulan China. Tim Korea tampil dengan banyak kesalahan kecil yang mampu dimanfaatkan dengan baik oleh tim China. Pada pertarungan tim paling akhir, tim China mendapatkan Triple Kill. Babak ketiga berakhir pada menit 35 dengan pencapaian hebat pemain China, Uzi, yang tak mati satu kalipun dalam pertandingan ini.

MVP Babak Ketiga dan Keempat League of Legends Asian Games 2018

Pada babak 4, terdapat pergantian pada tim Korea. Score digantikan dengan Peanut. Alasannya untuk penyegaran strategi. Korea mendapatkan First Blood terlebih dahulu pada menit 5. Kemudian mengambil Infernal Dragon. Asa berkembang pada tim Korea, karena sejenak mereka memimpin babak keempat. Namun, strategi China mampu membalikkan keadaan, pada menit 8, China melakukan Ganking di lane bawah yang membuat Korea harus kehilangan dua pemainnya, yakni Ruler serta Corejj.

Tim Negeri Tirai Bambu sempat membuat kesalahan kecil. Kesalahan ini dimanfaatkan baik oleh Korea, sehingga berhasil menambah kill, dan mendapatkan Rift Herald. Akhirnya, Korea mendominasi lagi sejak menit 15.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=fsrKMrtF9GI[/embedyt]

Seperti akan menang, keadaan malah berbalik lagi. Saat permainan memasuki menit ke-29, Ming bermain brilian dengan berkontribusi besar dalam mendapatkan Baron Buff dan juga kill penting. Pertarungan tim berjalan sangat sengit hingga permainan berhenti pada menit 36. Timnas China juara pertama dan membawa pulang medali emas.

Dukungan yang luar biasa dari fans membuat tim China menggila pada Grand Final League of Legends Asian Games 2018 meski mereka tak difavoritkan juara. Demikian berita ini usai, nantikan kabar terbaru eSports ASIAN GAMES 2018 lainnya hanya di Kabar Games.

High School League 2018, Liga eSports Khusus SMA

Setelah hiruk pikuk eSports di Asian Games 2018 selesai, beberapa hari setelahnya, dunia eSports Indonesia kembali riuh lewat pengumuman kompetisi besar lainnya yang  membuat heboh. Kali ini, gelaran eSports yang dikedepankan memiliki konsep yang unik dengan mengedepankan anak SMA sebagai pesertanya. Ada pun gelaran eSports yang dimaksud diberi tajuk High School League 2018.

Apa Itu High School League 2018?

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=yZ-eJZYehU8[/embedyt]

High School League 2018 merupakan sebuah Liga eSports khusus pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) yang mempertandingkan DotA 2 sebagai game utama dalam kompetisinya.

Selain populer di Indonesia, game MOBA tersebut dipilih karena dianggap sesuai dengan keinginan pihak penyelenggara yang ingin mengedepankan game yang mampu membuat pesertanya memiliki peningkatan daya ingat, peningkatan koordinasi, peningkatan kesehatan kognitif, mengurangi stres dan depresi, serta meningkatkan persentase pengambilan keputusan yang lebih baik.

Di dalam kompetisi tahun 2018 ini, selain game utama, terdapat status game eksibisi yang diberikan kepada Mobile Legends yang juga sedang populer di Indonesia. Tidak seperti DotA 2 yang dipertandingkan dengan format liga, game mobile ini dipertandingkan dengan format turnamen.

Penyelenggara HSL 2018

Jumpa Pers HSL 2018

Pihak penyelenggara dari HSL 2018 adalah Yamisok yang dibantu oleh Mooba TV dengan sponsor utama JD.ID, Lenovo Legion, dan Corsair. Penyelenggaraan liga didukung oleh warnet dengan status GeForce-Certified iCafe. Untuk partner media resmi yang digandeng adalah Kompas TV yang saat ini tengah gencar membidik kaum milenial sebagai target pasarnya melalui tayangan eSports Indonesia dan internasional.

Penyelenggaraan High School League (HSL) 2018 dibuat untuk membuat siswa memprioritaskan kembali akademik di atas game, seperti dahulu kala. Penyelenggara ingin para siswa mempunyai nilai akademik yang baik, meski aktif bermain game.

High School League hanya diperuntukkan bagi mereka yang punya nilai akademis baik. Pada bagian pendaftaran telah ada aturan yang jelas” kata Project Leader High School League 2018, Gisma Priayudha Assyidiq “Melon” kepada media di Hotel Atlet Century, Kamis (6/9/2018).

Oleh karenanya, persyaratan utama untuk dapat mengikuti game ini adalah mempunyai nilai akademik yang baik daripada kemampuan bermain. Para siswa yang mengikuti liga ini juga harus didaftarkan dari sekolah bila ingin berlaga dalam kompetisi.

Pendaftaran High School League 2018

Penyelenggara dan Pihak Terkait

High School League 2018 dilaksanakan mulai tanggal 20 Oktober hingga 18 Nopember 2018 dengan final liga yang akan diselenggarakan pada tanggal 15-16 Desember 2018. Untuk pendaftaran sudah dimulai dari tanggal 6 September 2018, dan akan dibuka hingga tanggal 12 Oktober 2018.

Pihak sekolah yang ingin siswanya mengikuti liga harus mendaftarkan sekolahnya secara online melalui situs ihsl.id. Pendaftaran diikuti dengan penyerahan nama siswa yang akan bertanding mewakili sekolah pada periode pendaftaran yang telah ditentukan. Pada 14 Oktober, jadwal tanding tiap sekolah akan dirilis. Pihak sekolah bisa melakukan pengecekkan via situs resmi.

Lokasi penyelenggaraan liga eSports khusus SMA ini dilakukan di 10 warnet besar yang mempunyai status GeForce-Certified iCafe. Ke-10 warnet besar yang dimaksud tersebar di 8 kota besar Indonesia, yakni: iCafe Highgrounds dan BarracX di Jakarta, iCafe Immortal di Bandung, iCafe RedFox di Bogor, iCafe Three kingdoms di Surabaya, iCafe Poseidon di Solo, iCafe Noblenation, dan Medan di Medan, iCafe Hardcore di Malang, dan iCafe GIX di Makassar. Untuk final liga, pertandingan diselenggarakan di iCafe Highgrounds, Pantai Indah Kapuk, Jakarta.

HSL 2018 menawarkan total hadiah 1,2 miliar rupiah kepada peserta DotA 2 dan juga Mobile Legends. Hadiah yang diberikan berisikan item PC, beasiswa, dan juga subsidi guru ekskul. Untuk rincian jelasnya, para peminat kompetisi eSports ini dapat melihatnya di situs ihsl.id laman info.

Selain total hadiah, keuntungan lain yang bisa didapatkan oleh sekolah adalah dibuatkan kurikulum eSports, dukungan lab sekolah untuk game, dan juga peningkatan branding sekolah. Sedangkan siswa, mendapatkan keuntungan lain berupa dukungan dalam bermain game, arahan, serta kesempatan untuk menjadi pemain profesional.

Itu dia berita eSports terbaru tentang High School League 2018, liga eSports khusus anak SMA di Indonesia. Jangan lupa, cek kelanjutan beritanya di Kabar Games!

Proudly powered by WordPress | Theme: Looks Blog by Crimson Themes.